
Ruwat Bumi merupakan perhelatan akbar yang digelar di Kota Magelang dalam rangka memperingati dan merayakan ulang tahun Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio. Sebuah rangkaian ritual panjang khas Tionghoa dijalankan dalam ruwat bumi sekaligus kirab budaya Kongco Hok Tik Cing Sien. Event yang digelar hanya dilaksanakan setiap 5 tahunanan. Kesibukan di Kelenteng Liong Hok Bio sudah terlihat sejak seminggu sebelum acara. Berbagai atribut khas Tionghoa seperti patung, lampion warna-warni dan umbul-umbul dipasang di Kelenteng agar terlihat meriah. Yang menarik dari event ini bukan hanya pernak-pernik perlengkapan ritual maupun tata caranya, namun juga pesertanya yang melibatkan undangan Kelenteng/ TITD se pulau jawa, baik dari Jawa Tegah, Jawa Barat sampai Jawa Timur. Prosesi penyerahan Kong Codimulai sejak pagi hingga sore. Suasana pagi, siang hingga sore semakin ramai ketika satu persatu delegasi Kelenteng undangan se pulau Jawa mulai berdatangan di alun-alun timur Magelang dengan berbagai macam perlengkapannya. Dengan menggunakan bus dan truk para delegasi berangkat dari kota masing-masing untuk ikut berpartisipasi dalam event ini. Mulai dari kota terdekat seperti Muntilan, Temanggung, Parakan, Purworejo, Yogyakarta, Cilacap sampai yang jauh-jauh antara lain Jakarta, Bekasi, Pekalongan, Jepara, Lasem, Blora, Bojonegoro dan Banyuwangi. Rata-rata masing-masing delegasi terdiri dari 30-70 orang. Mereka membawa Kio/ tandu yang akan digunakan untuk kirab esok hari mengarak patung dewa-dewi beserta tetabuhannya. Begitu datang, patung dewa/ Kiem Sin dari para delegasi kemudian disembahyangkan dan diserahterimakan di dalam Kelenteng.
Leave a Reply