
Nyadran atau Sadranan adalah salah satu ritual masyarakat jawa yang masih bertahan hingga kini. Acara ini diselenggarakan disuatu makam, terlebih dimana ada salah satu pepunden yang ditokohkan masyarakat setempat. Pada hari Jum’at-Pon, bulan Dzulhijah (Jawa : Besar) anda bisa mengikuti/ menyaksikan acara ini dimakam Kyai Tuk Songo yang berada dipinggir Kali Progo, Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah. Dan apabila anda berada di Kota Magelang bertepatan pada hari Jum’at diminggu ketiga bulan Sya’ban (Jawa : Ruwah) maka anda dapat mengikuti/ menyaksikan ritual ini dimakam Kyai Lenggosono dan Nyai Lenggosono yang dikenal juga oleh masyarakat setempat sebagai Kyai Topo dan Nyai Topo. Konon Kyai Topo dan Nyai Topo inilah yang babat alas (membuka) wilayah Salakan, Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan- Magelang Selatan. Tradisi turun temurun yang masih lekat dimasyarakat Magelang ini adalah rangkaian kegiatan untuk mendo’akan arwah keluarga secara jama’ (bersama-sama) dengan bersedekah, disamping juga rasa syukur kehadlirat Illahi Rabbi, Allah SWT semata atas limpahan berkah, rakhmat dan nikmat yang telah diterimanya.
Leave a Reply