
Upacara Bersih Desa Tanjungsari di Desa Dlimas adalah tradisi turun temurun yang rutin digelar masyarakat desa setempat setiap bulan Suro, penanggalan Jawa. Tradisi yang biasa digelar di sebuah bangsal bernama Sasana Kridha Budaya yang dibangun di dekat pohon Tanjung ini. Dari kisah yang diceritakan secara turun temurun kini tradisi Bersih Desa Dlimas masih lestari meskipun secara prosesi, tradisi ini telah mengalami perubahan pada prosesi acara. Tradisi ini memiliki ciri khas tari Tayub yang selalu digelar saat upacara berlangsung. Selain tari Tayub, upacara adat di Kecamatan Ceper Klaten ini juga khas dengan ratusan tumpeng dan berbagai jenis makanan lainnya juga dibawa oleh warga desa menuju lokasi penyelenggaraan untuk ikut didoakan sebelum akhirnya dibawa pulang dan disantap. Dalam perkembangannya, tradisi bersih desa kini telah dikemas dalam sebuah pesta rakyat. Bazaar atau pasar malam biasa digelar selama dua minggu dari sebelum hingga setelah bersih desa berlangsung. Itu belum terhitung hiburan wayang orang, ketoprak, dan serta tari-tarian yang dipentaskan setelah puncak acara selesai digelar. Prosesi Bersih Desa Dlimas biasa berlangsung selama berberapa hari. Prosesi upacara adat ini terbagi dalam berberapa sesi dari mulai kerja bakti bersih lingkungan, tarub, nadaran, midodareni, hingga puncak acara berisi kendurian, laporan keuangan dan sambutan, doa, dan hiburan tari Tayub atau tayuban atau janggrugan yang dilanjutkan hiburan panggung lainnya. Waktu digelarnya puncak acara bersih desa adalah Jum’at Kliwon atau Jum’at Wage di bulan Suro, kalender Jawa. Namun menjelang hari tersebut, persiapan telah berlangsung beberapa hari sebelumnya. Kegiatan persiapan dimulai dari kerja bakti atau bersih lingkungan yang biasa berlangsung pada hari Minggu, lima hari sebelum hari Jum’at. Untuk lokasi penyelenggaraan, Sasana Kridha Budaya, di Dusun Dlimas, Desa Dlimas, Kecamatan Ceper Klaten, berlokasi di dalam perkampungan Dusun Dlimas. Dari Pabrik Gula Ceper Baru (Beringin Karangwuni di Jalan Jogja – Solo ke timur setelah rel kereta api), gapura masuk dusun ini terdapat di sisi barat pabrik. Gapura berwarna hijau dengan tinggi kurang lebih 2,5 meter itu berada di bagian utara tanah kosong di tepi jalan bagian barat pabrik atau dekat monumen kereta pengangkut tebu di sebelah barat pabrik. Dari gapura itu, gang kampung akan menuntun jalan menuju perempatan dengan gapura di sebelah kiri bertuliskan “Bersih Desa Tanjungsari Dlimas”. Dari gapura itu, Sasana Kridha Budaya berada hanya beberapa langkah ke barat dan berlokasi di sebelah kanan jalan.
Leave a Reply