
Pangeran Diponegoro adalah salah satu seorang pahlawan Nasional yang mempunyai latar belakang sejarah yang cukup heroik. Beliau adalah seorang pimpinan yang bersifat tegas menghadapi Belanda baik fisik maupun diplomasi, sehingga Belanda pada waktu itu selalu banyak mengalami kegagalan. Namun dengan kelicikan Belanda yang dipimpin oleh Jenderal De Kock, Pangeran Diponegoro diajak berunding yang berakhir dengan penangkapan dirinya. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 20 Oktober 1830, di tempat kediaman rumah dinas Karesidenan Kedu. Pangeran Diponegoro merupakan Pahlawan Kemerdekaan yang berjuang melawan Belanda pada tahun 1825 sampai 1830, yang terkenal dengan Perang Diponegoro. Merupakan Museum yang berdiri Tahun 1821 yang bergaya arsitektur Gothic ini terletak di sebelah Utara komplek eks Karesidenan Kedu yang berfungsi sebagai Kantor Pemerintah. Museum ini memiliki luas 2.552 m2 dengan jarak 0,5 km kearah barat laut dari pusat Kota Magelang, memiliki beberapa fasilitas seperti : Kitab Takhrib yang memiliki tulisan Kyai Mlangi merupakan buku bacaan Pangeran Diponegoro; Meja dan Kursi tempat perundingan Pangeran Diponegoro dengan Jendral Lock; Peralatan minum Pangeran Diponegoro; Jubah Pangeran Diponegoro; Amben/ tempat solat Pangeran Diponegoro.
Leave a Reply